Pages

Sunday, February 16, 2014

Sekedar Update Blog

OMG. Hanya kata itu yang mewakili keterhenyakan saya melihat tanggal posting terakhir di blog ini. Tanggal terakhir update blog adalah 25 September 2013. What ? Kemana ajah saya selama ini, tak merasa dosa tidak menulis apa-apa, padahal banyak sekali kejadian sebenarnya yang bisa ditulis. Tapi ya, namanya juga lagi (sok) sibuk di dunia nyata ditambah bejibun alasan yang menguatkan untuk tidak menulis sama sekali, akhirnya..semoga kali ini saya insyaf untuk mulai menulis lagi.

Tentang kehamilan saya, mestinya saya bisa sharing banyak hal tentang itu, tentang kakak mbarep saya yang meninggal, lalu tanpa rencana hal ini menjadi pengalaman pertama buat Andro naik kereta api dan pesawat saat melayat pakdenya di Bogor. Tentunya itu bisa jadi cerita yang cukup seru ya..Tapi ya..semua masih dalam angan, karena rasa kehilangan masih begitu terasa dan membekas dalam benak. Hiks..sudahlah..itu artinya Tuhan lebih menyayangi kakak saya, hingga memanggilnya begitu cepat. Kami sekeluarga harus ikhlas melepas kepergiannya dengan mendoakan semoga kakak saya mendapat tempat yang layak di sisi-Nya dalam keabadian. Amin.

Lalu momen tahun baru, mestinya itu menjadi waktu yang pas untuk menulis tentang resolusi. Tapi ya itu tadi, semuanya hanya cukup saya yang tahu karena saya punya ilmu kebatinan alias semuanya cuma saya batin aja hehe..tanpa ada yang tahu..(halah)..Dan, inilah tulisan perdana saya di tahun 2014. Tet..tet..tet...telat banget gitu kok bangga..tulisannya nggak penting lagi..hihihih..kepedean curcol..

By the way anyway busway..yang lagi trend saat ini adalah tentang..pssstt..belibet banget ngomongnya..istilah cabe-cabean, oplosan, selfie..hm..apalagi ya..ah, yaa...yang paling hangat adalah tentang...abu vulkanik ! Paling update karena kejadiannya hari jumat lalu, tanggal 14 Februari 2014, tepat di hari Valentine. Valentine..? Apaan tuh..itu loh hari love-lovean bagi sebagian orang. Tapi buat saya, sih..cinta kasih bisa diwujudkan tiap hari tanpa harus menunggu tanggal itu saja. Dan itu, bisa dilakukan buat semua orang, bukan hanya dengan orang terdekat. Ups..tapi jangan salah, cinta yang saya maksud disini adalah tentang cinta yang universal. Yang berlaku untuk sesama manusia tanpa membedakan suku, agama dan ras.

Back to abu vulkanik. Bayangkan, saya bangun di pagi hari..ya, gak pagi banget sih..jam 6-an gitu, mata saya membelalak ketika melihat ke jendela..wow..snow white kah itu di pucuk-pucuk daun talok dan daun jati di sekitar rumahku..? Lalu, tanahnya, kenapa ikut-ikutan putih ? FYI, saya tinggal di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Itu lho, daerah yang ngetop dengan pantai Indrayanti dan gatot thiwulnya...

Saya masih keheranan ketika ada sms masuk di ponsel saya. Dari Anto, karyawan saya..bunyinya begini,"Pun medal dereng, Bu..udan awu.." yang artinya.."Sudah keluar rumah belum, Bu..ada hujan abu..". Wah..wah..baru saya ingat kejadian seperti ini terjadi saat gunung Merapi erupsi beberapa tahun yang lalu. Dan ini..? Gunung Kelud..? Yang jaraknya 350 km dari sini, abunya bisa sampai sini juga..? Luar biasa...Tak terbayangkan bagaimana yang dekat lokasinya dengan gunung yang terletak di Jawa Timur itu. Bukan hujan abu lagi, tapi hujan kerikil, hujan batu..wiii..membayangkannya saja sudah ngeri.

Namun, saya cukup lega ketika mendengar kabar kakak saya yang tinggal di Malang mengabarkan daerahnya aman-aman saja, tidak ada hujan material seperti yang saya sebutkan tadi. Wah..kok, bisa..ternyata memang tidak semua daerah Malang terkena dampaknya. Syukurlah..

Hm..setelah banjir Jakarta, gunung Sinabung..lalu sekarang gunung Kelud..Saat ini, Indonesia sedang siaga bencana, sedang diuji dengan bermacam peristiwa semacam ini. Ada yang karena salah kita, dan ada juga karena kondisi geografis Indonesia yang banyak terdapat gunung berapi yang masih aktif. Ini semua resiko yang harus kita tanggung, mau tak mau. Siapa yang mau mendapatkan bencana jika kita disuruh memilih ? Tapi bencana tak pernah memberi kita pilihan. Semua bisa terjadi begitu saja, menimpa siapa saja bahkan sebelum kita sempat untuk memikirkannya. Jadi, sudah selayaknya jika kita turut membantu korban bencana, berupa doa, empati, dan materi..itu sudah pasti kita lakukan untuk meringankan beban semuanya. Berharap semuanya akan membaik, dan kita bisa mengambil hikmah dari semua kejadian ini. 

Let's Pray for Kelud and pray for Indonesia. Keep fight and always help each other and together. God bless us...



Hujan abu, fotonya jadi hitam putih..




Thursday, September 26, 2013

Hanya Keajaiban Yang Bisa


Gambar dipinjam dari sini 

Puji Tuhan. Setelah mengalami keguguran bulan desember 2012 kemarin, Tuhan memberi anugerah-Nya kepada keluarga kami. Apa itu ? Adalah tanda dua strip di test pack setelah saya telat haid 3 hari ! Yap, saya kembali hamil untuk ketiga kalinya..so amazing..!

Tapi, lagi-lagi kehamilan ini tidak serta merta begitu mudah adanya. Selang 4 hari saya positif hamil, saya kembali mendapati flek di celana dalam saat saya ke kamar mandi. Duh..saya sempat stress. Bayang-bayang keguguran kembali menghantui saya. Asal muasal terjadinya keguguran saya waktu itu ditandai dengan adanya flek yang berkelanjutan menjadi pendarahan hingga akhirnya keguguran dan harus di kuret.

Tak ingin kejadian menyakitkan itu terjadi lagi, saya dan suami segera periksa ke dokter kandungan. Saya ceritakan flek yang saya alami dan keguguran 6 bulan yang lalu. Lalu dokter meresepkan obat penguat untuk saya beserta vitamin yang harus saya konsumsi. Kebetulan, sebelum keguguran waktu itu, saya masih punya sisa obat penguat yang belum habis beserta vitamin dari dokter yang sama. Obat penguatnya adalah Prestenol dan vitamin Vica Natal. Ok, kata dokter diteruskan saja obatnya lalu kembali lagi sepuluh hari lagi tepat saat obat itu habis. Saya patuhi saran dokter.

Tepat sepuluh hari kemudian, saat uk 6-7 minggu, saya periksa ke dokter Spog lagi. Ketika di usg, saya sempat was-was ketika dokter mengatakan belum ada perkembangan yang baik. Kantung janin berukuran 24 mm. Janin belum kelihatan. Kata dokter, kembali periksa 2 minggu lagi. Segala sesuatu bisa terjadi, sekarang belum begitu bagus, siapa tahu 2 minggu ke depan ada perkembangan. Berdoa saja. Lalu saya bertanya, kenapa saya masih keluar flek walau sudah diberi obat penguat ? Ya itu bisa jadi penyebab kenapa belum berkembang dengan bagus. Lalu saya diresepkan obat penguat Alynol dan vitamin asam folat. Saya pasrah. Pulang dengan sedikit kecewa dan meneruskan bedrest di rumah.

Ya, segala upaya saya lakukan. Saya berhenti total mengendarai kendaraan terutama motor. Hubungan suami istri juga cuti hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Untung suami saya sangat sabar dan pengertian. Ehm. Yang bisa saya lakukan hanya sebanyak mungkin tiduran dan istirahat. Karena pada saat ini, banyak gerak mengakibatkan flek keluar. Dan saya tidak ingin itu terjadi terus menerus. Tak henti-hentinya saya memohon kepada Tuhan agar  kehamilan saya kali ini lebih baik dari kemarin karena saya menginginkannya. Saya berjanji untuk menjaga dengan sepenuh hati.

Dua minggu kemudian saat uk 8-9 minggu, saya periksa ke dokter lagi. Flek masih kadang saya alami. Saya deg-degan, takut hasil usg tidak sesuai dengan yang diharapkan. Pikiran saya, bagaimana jika masih belum berkembang dengan baik dan harus dikuret lagi ? Ah..ngeri..Beruntung, pikiran buruk  saya tidak nyata, saat di usg, titik janin sudah terlihat. Ukuran kantung janin 35 mm, mengalami peningkatan dari yang lalu 24 mm. Thank's God..Dokter masih meresepkan obat penguat Alynol dan vitamin asam folat. Katanya, dosis penguat akan dikurangi jika nanti janin sudah bergerak. Saya bahagia mendengarnya, tak sabar menunggu 2 minggu lagi saat waktu periksa berikutnya tiba.

Lalu saat periksa kembali di uk 10-11 minggu, saya bisa tersenyum bahagia ketika melihat janin saya bergerak saat di usg. Denyut jantungnya juga sudah kelihatan. Puji Tuhan. Dokter bilang, janin sudah berhasil terbentuk dengan baik. Pemberian obat penguat sudah dihentikan karena saat ini, plasenta sudah bisa menghasilkan hormon progesteron sendiri sehingga tidak perlu bantuan obat penguat. Vitamin yang diberikan masih Vica Natal. Obat penguat kandungan sebenarnya bukan obat untuk penguat rahim, karena rahim sudah di design kuat oleh Tuhan sehingga mampu menopang janin yang makin lama makin besar. Obat penguat seperti Prestenol, Premaston, Alynol  dan obat sejenis lainnya sebenarnya adalah obat penambah hormon progesteron. Hormon ini yang berperan untuk membantu janin melekat di rahim. Kemungkinan, saya mempunyai kelainan hormon. Stok hormon progesteron dalam tubuh saya kurang sehingga perlu dibantu dengan obat penguat untuk menghasilkannnya. Itulah sebabnya saya mengalami flek saat kekurangan hormon progesteron, yang jika dibiarkan, janin tidak akan kuat melekat di rahim yang lama-lama bisa gugur dengan sendirinya. Dan saya tidak ingin itu terjadi lagi.

Riwayat Kehamilan Sebelumnya

Sebagai perbandingan, saya akan menceritakan riwayat kehamilan saya yang terdahulu dengan yang sekarang. Saat hamil pertama, saya juga mengalami flek saat usia kehamilan 10 minggu. Namun flek itu kemudian berhenti setelah diberi obat penguat. Nggak langsung berhenti sih, ada tahapnya. Tentunya setelah mengkonsumsi obat penguat beberapa hari. Lalu kehamilan berjalan normal hingga saat melahirkan.

Saat kehamilan kedua, saya super yakin kehamilan saya baik-baik saja. Jadi setelah 2 minggu telat haid, saya baru test pack sendiri dan mendapati hasil positif. Setelah tahu kalau positif, saya masih tenang-tenang saja tidak segera memeriksakan ke dokter kandungan. Pikir saya, pasti di usg juga belum kelihatan seperti kehamilan pertama. Padahal mestinya. diawal kehamilan pemeriksaan sangat penting karena masa pembentukan. Tentunya dibutuhkan vitamin yang perlu seperti asam folat. Saya hanya minum susu hamil dan banyak makan pisang karena mengandung asam folat yang penting untuk mencegah cacat otak pada janin saat pembentukan. Saya baru memeriksakan diri ke dokter Spog saat usia kandungan sudah 8 minggu. Saat di usg, janin belum terlihat dan kantung janin berukuran 22 mm. Masih kecil.

Tiga hari setelah periksa ke dokter, saya mengalami flek. Saat hamil kedua ini saya sering mengendarai sepeda motor. Antar jemput anak sekolah. Dan flek itu terjadi siang hari sesudah saya naik motor. Saya kaget, dan masih berusaha tenang untuk tidak segera ke dokter. Harapannya, flek itu akan berhenti dengan sendirinya. Ternyata dugaan saya salah, flek tetap keluar setiap hari. Dari sedikit makin lama makin banyak seperti pendarahan saat menstruasi. Dan dua hari setelah flek, saya periksa ke dokter lagi. Saat di usg, dokter bilang belum begitu bagus. Lalu saya diresepkan obat penguat Premaston. Sampai di apotik, saya malah diberi Prestenol. Saya sudah protes, resepnya Premaston kok diberi Prestenol, apotekernya bilang sama saja cuma beda merk. Saya menurut dan saya heran, kenapa bisa begitu.

Makin lama, pendarahan semakin banyak dan saya merasa pemakaian obat penguat sudah tidak menolong sama sekali. Saya memakai pembalut seperti saat menstruasi dan darah keluar semakin banyak. Lalu, hari itu tiba. Puncaknya saat usia kehamilan 10 minggu, saya mengalami keguguran. Ah..cerita selengkapnya bisa dilihat di Flek Saat Hamil, Ancaman Keguguran ?

Kehamilan Sekarang 

Kembali ke kehamilan sekarang, saat saya  periksa ke dokter di usia kehamilan  12-13 minggu, kondisi janin bagus. Ketika di usg janin sudah lincah bergerak. Tapi memang belum bisa dirasakan gerakannya. Masih sangat halus, semacam kedutan gerakan yang bisa saya rasakan di perut. Aih..saya senang sekali. Keluhannya adalah saya sering pusing di malam hari. Mungkin karena tensi saya yang rendah, hingga pernah mencapai 90/80. Namun kata dokter, tensi rendah tidak masalah pada ibu hamil, yang menjadi masalah adalah tensi tinggi. Saya diberi vitamin Vica Natal yang diminum 1 x sehari yang mengandung banyak vitamin B untuk mengurangi mual, dan Paracetamol 500 mg sebanyak 10 pcs diminum 3 x sehari untuk meringankan pusing saya kata dokter. Saya sempat ragu juga, apakah aman ibu hamil mengkonsumsi obat seperti paracetamol. Lalu saya mencoba browsing, dan ternyata ibu hamil masih aman mengkonsumsi paracetamol 500 mg asal tidak melebihi dosis maksimal yaitu 3500 mg sehari.

Dan, kehamilan saya sekarang sudah hampir 17 minggu. Terakhir periksa saat usia kehamilan 15 minggu. Janin sudah nyata terlihat, kepala, badan, kaki dan tangannya. Gerakan dan denyut  jantungnya juga jelas terlihat saat di usg. Saya diberi suplemen makanan Sofero sebagai penambah kurang darah. Yah..so far, saya sangat menikmati kehamilan ini. Apalagi kata banyak orang, trimester II ini adalah masa paling indah saat kehamilan. Rasa mual dan pusing sudah tidak saya rasakan lagi. Nafsu makan mulai menggila, harus banyak cemilan buah dan sayur. Karena lapar sedikit, perut saya mulai ditendang oleh bayi saya. Hehehe..

Saya merasa, ini keajaiban dari Tuhan. Masih panjang perjalanan saya. Masih beberapa bulan ke depan. Harapannya, kehamilan ini bisa membawa berkah buat semuanya. Membuat saya semakin sabar, mensyukuri hidup dan lebih berhati-hati menjaga segala sesuatunya. Semoga semuanya akan berjalan dengan baik hingga waktu melahirkan tiba. Doakan saya ya..Amin.

Monday, June 10, 2013

Mama Lucu Tapi Galak, Mirip Beruang !



Kata itu terlontar begitu saja dari mulut anak semata wayang saya. Ungkapan protes saat saya bergalak-galak ria atas kelakuannya yang kadang membuat kesabaran saya di ujung batas. Yah, sebenarnya..capek juga kadang-kadang menjadi galak. Namun, saat ucapan sudah tidak mempan, maka nada tinggi pun tak terasa tumpah begitu saja. Ujung-ujungnya, saat emosi mereda, datanglah penyesalan dan merasa iba telah menggalaki anak.

Di saat lain, menjadi ibu yang lucu juga sering saya lakoni. Senang rasanya melihat anak saya tergelak-gelak lepas saat mendengar lelucon atau tingkah laku mamanya yang kadang urat malunya sudah putus. Selain sebagai hiburan juga, menari bareng dengan anak mengikuti irama lagu menjadi momen yang membuat hubungan ibu dan anak menjadi tak berjarak. Ada rasa bahagia yang tak dapat dibeli dengan materi apapun. Kebersamaan yang membuat hidup begitu berwarna dan indah.

Sekedar info, anak lelaki semata wayang saya, tergolong anak yang sangat aktif bergerak. Dia bisa tiba-tiba berlari untuk sekedar melihat semut yang beriring saat dia sedang duduk bersama. Atau dia bisa mondar mandir berjalan tanpa sebab. Selalu bergerak dan kadangkala tidak fokus pada satu hal saja. Segala sesuatu yang menurutnya menarik, akan dicari sebabnya. Rasa ingin tahunya begitu besar. Hal itu terlontar dari beberapa pertanyaannya yang kadang susah untuk saya jawab segera.

Berikut daftar pertanyaan dan pernyataannya yang memaksa saya untuk bertanya balik kepada mbah Google untuk mendapatkan jawaban yang cukup memuaskan rasa ingin tahunya. Beberapa diantaranya sering membuat saya tergelak dan geleng-geleng kepala :

"Mama, bumi itu bulat ya, kenapa ?"
"Matahari itu kok panas kenapa ?"
"Kok ada malam dan siang ?"
"Dulu waktu Andro di dalam perut mama suka nendang-nendang itu lagi main sepakbola sama usus "

Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lain yang sering terlupa. Beberapa ada yang menggelitik, saya tuangkan di tulisan Celoteh Anak.

Ngomong-ngomong soal beruang, hewan itu memang lucu ya..namun kalau ketenangannya diganggu, bisa berubah buas dan mengerikan. Seperti itukah gambaran saya di mata anak ? Wow..saya takjub anak saya bisa menganalogikan ibunya sedemikian rupa. Hal ini menjadi masukan yang berarti buat saya, dan menjadi sebuah kritik membangun untuk kinerja saya sebagai seorang ibu. Peran sebagai ibu yang baru saya jalani selama 5 tahun lebih 8 bulan ini. Masih panjang perjalanan sebagai seorang ibu, dan ini menjadi pelajaran yang berharga buat saya. Anak saya telah memberi pelajaran yang penuh makna, dimana saya harus lebih menghayati peran sebagai ibu yang lebih berkualitas bukan hanya sekedar  marah-marah tanpa arah. Saya harus lebih bisa menata emosi, punya stok sabar yang berlimpah, menekan ego saya dan bisa menyikapi segala sesuatunya lebih bijak. Mungkin, stok maklum saya pun harus diperbanyak. Namanya juga anak-anak, banyak hal yang kadang bertentangan dengan kemauan orang tua.

Intinya, menjadi orang tua harus bisa menjadi kompas dan peta yang sangat berguna untuk melanjutkan perjalanan hidup anak. Memberi arahan yang baik, tanpa harus membuat anak merasa terabaikan dan tidak berharga. Hanya perlu dibedakan antara galak dan tegas. Kalau galak hanya sekedar galak, anak bisa salah tangkap, namun jika tegas, anak bisa menangkap maksud. Mungkin seperti itu.

Ok, sekian dulu curhatnya. Semoga bermanfaat.


Friday, May 10, 2013

Aksi Kreatif Anak

Moms..kebahagiaan seperti apa yang dirasakan ketika melihat perkembangan dari waktu ke waktu si buah hati ?

Beberapa hari ini saya dan suami tergelak lepas ketika menyaksikan anak semata wayang saya, Andro menyanyi lagu "Ambilkan Bulan Bu" dan berdeklamasi. Lucu sekali. Gayanya berapi-api layaknya seorang orator sejati saat deklamasi. Deklamasinya tentang Indonesia. Pelajaran ini didapatnya dari bangku sekolah TK kecil. Garis besarnya tentang Indonesia negeri tercinta dan tuntunan agar cinta bangsa sejak kanak-kanak. Untuk lengkapnya silakan disimak videonya aja ya.. :)

Ah, saya jadi ingat juga waktu deklamasi saat kecil dulu. Rasanya senang sekali melakukannya. bahkan saat saya SD pernah diadaulat mewakili sekolah ikut lomba puisi antar SD. Sayangnya nggak menang, maklum biasanya saat tampil saya selalu grogi. Jadi ya..sekedar menyemarakkan saja.

Ini videonya Andro, cekidot..yow..


Saturday, March 23, 2013

Celoteh Anak



Celoteh anak selalu lucu untuk didengarkan. Seringkali yang terlontar adalah sesuatu yang tidak terpikirkan sama sekali oleh kita. Selalu membikin kita geli.

Seperti ketika beberapa hari yang lalu, Andro anak saya yang protes saat melihat-lihat foto pernikahan orang tuanya.

"Waktu mama papa nikah, Andro belum ada ya, Ma ?"

"Iya, sayang.."

"Kenapa ?"

"Ya, belum dibikin.."

"Kenapa belum dibikin ? Jadinya kan Andro gak ada waktu mama papa nikah, padahal Andro kan pengin datang ke nikahannya mama papa.."

Saya tertawa. Takjub dengan jalan pikiran anak saya yang berusia hampir 5,5 tahun itu. Lalu saya sibuk untuk mencari jawaban yang pas untuk itu.

"Menikah itu, syarat untuk bikin Andro. Andro baru bisa dibikin sesudah mama papa nikah.."

"Bikinnya pakai tepung ya ma..dibuat adonan, terus dibentuk manusia, terus..dihidupin sama Tuhan, iya kan, Ma..?"

Saya mengangguk-angguk. Rasanya itu jawaban yang tepat untuk saat ini. Sesuai dengan usianya. Bukan jawaban yang terlalu rumit yang bisa menguras pikiran.

"Mama, Andro pengin susu Prenagen untuk anak-anak.."

"Ha..? Ya nggak ada sayang.."

"Kenapa ?"

"Itu kan susu untuk ibu hamil, buat pertumbuhan dedek yang di dalam perut. Andro kan sudah punya susu sendiri untuk usia 5 tahun keatas ?"

"Iya, ma..Andro pengin ngerasain susu hamil itu, pengin juga susu Anlene kalo mama minum.. "

"Wah..itu kan susu untuk tulang mama yang sewaktu-waktu bisa keropos. Kalau Andro tulangnya kan masih bagus.."

Andro manggut-manggut. Entah mengerti atau tidak. Tapi saya yakin, sebentar lagi akan ada pertanyaan susulan tentang itu. 

"Kenapa tulang bisa keropos, Ma..?"

Nah, kan..

"Iya, kalau kekurangan kalsium, tulang bisa keropos. Kalsium itu mineral yang dibutuhkan oleh tulang. Kalau tubuh kita kekurangan kalsium, maka akan mencuri kalsium yang terdapat di tulang-tulang yang lain sehingga lama-lama tulangnya bisa keropos, begitu..sayang.."

"Tapi kan, ma.."

Eits..ceritanya diterusin besok lagi ya.. :)

Sunday, February 10, 2013

Imlek : Hujan Dan Berbagi


Gambar diambil dari sini


Semalam, tak ada tanda-tanda jika akan turun hujan. Sempat bertanya-tanya apakah perayaan imlek atau tahun baru Cina kali ini tanpa disertai adanya hujan. Namun saya salah, ternyata pagi menjelang siang ini hujan turun cukup membasahi bumi.


Hm..saya jadi teringat beberapa tahun yang lalu, saat ikut kecipratan berkah imlek berupa kue keranjang dan tentu saja..angpau..! Yap, tiga yahun yang lalu saya masih bekerja di Cirebon dimana bos saya adalah WNI keturunan Tionghoa yang setiap tahunnya merayakan imlek.

Seperti biasa, malam menjelang imlek biasanya kami para karyawan berkumpul dirumah bos, diundang untuk makan malam bersama. Hanya kumpul-kumpul saja saling bercengkrama, bersenda gurau bersama teman-teman. Meriah, ceria dan membahagiakan, dan larut dalam kebersamaan. Dekorasi rumah penuh dengan lampion merah. 

Kue keranjang sudah dibagi dari beberapa hari yang lalu. Kue keranjang adalah makanan yang menyerupai dodol. Ya..dodol Cina lebih tepatnya. Bentuk dan rasa beraneka warna. Biasanya sih bentuk bulat-bulat, rasanya manis dan agak lengket khas dodol gitu. 

Menjelang pulang, biasanya ada pengumuman agar besok pagi jam sepuluh kumpul lagi di tempat ini. Untuk apa ? Tak lain tak bukan adalah acara puncak dari imlek itu sendiri yaitu bagi-bagi angpau. Jelas, itu yang ditunggu..!

Maka, pagi harinya sesuai jam yang telah ditentukan, saya dan teman-teman sudah stand by di rumah si bos. Saling berbaris mengucapkan selamat tahun baru cina  sambil tangan ikut mengepal bilang, "Xiong Hi" yang artinya kemakmuran. Terakhir dengan ucapan Gong Xi Fat Cai yang artinya selamat tahun baru Cina.

Lalu, kami menerima angpau yang dibungkus dengan amplop warna merah. Kadang ada gambarnya lucu-lucu. Biasanya, angpau kami terima lebih dari 1 orang, dari bos, dari orang tua bos dan dari dua adik bos. Lumayan kan daripada lumanyun ? Belum nanti kalau sudah masuk kerja, biasanya kami para karyawan menerima angpau juga dari customer yang sudah kenal baik dengan kami. Kalau dihitung-hitung, uang yang terkumpul saat itu bisa 300 ribu lebih. Trus, kalau saya bawa anak misalnya, biasanya anak saya juga dikasih angpau. Rejekinya dobel hehe..

Menurut tradisi Cina, orang yang memberi angpau adalah orang yang sudah menikah. Mereka berhak memberikan angpau kepada siapa saja baik orang keturunan Cina atau bukan. Kalau untuk orang keturunan Cina biasanya yang dikasih adalah anak-anak dan orang dewasa yang belum menikah.  Jadi, walaupun saya sudah menikah dan bukan orang keturunan Cina, saya dapat jatah angpau karena status saya saat itu adalah karyawannya si bos. Hehehe..

Inti dari perayaan imlek itu sendiri adalah berbagi rejeki kepada sesama, dengan harapan di tahun yang baru rejekinya lebih baik, lebih berlimpah dan senantiasa diberi kesuburan, kemakmuran dan kebahagiaan.

Lalu, imlek sendiri biasanya identik dengan hujan. Kalau nggak hujan rasanya kurang afdol dan seperti ada sesuatu yang kurang. Yap, karena hujan adalah berkah. Semakin deras hujan yang menyertai, semakin melimpah berkah yang didapat.

Oke, deh..selamat Imlek atau Tahun Baru Cina bagi yang merayakannya. Semoga tahun Baru ini menjadi awal untuk berkembang menjadi lebih baik lagi. Gong Xi Fat Cai..

Tuesday, January 15, 2013

Puisi Galau



Gambar dipinjam dari sini


Aku merasa patah hati, saat senyummu tiada lagi untukku..
Aku merasa patah hati, saat candamu absen untukku..
Aku merasa patah hati, saat sapamu begitu irit untukku..
Aku merasa patah hati, saat perhatianmu limited edition untukku..


Kenapa..waktu tak berpihak lagi padaku..
Saat harapanku padamu mulai bertumbuh
Saat benciku dahulu berubah jadi cinta..
Dan cintamu dahulu berubah jadi dusta..


Andai waktu bisa kembali..
Kan kurangkai rasaku agar sama dengan rasamu..
Agar tidak ketlisipan seperti ini..
Hingga  semuanya terasa basi kini..



Tuesday, December 18, 2012

Flek Saat Hamil, Ancaman Keguguran ?



Gambar dipinjam dari sini


Gendhuk sayang, sedang apa di surga..

Ah, rasanya engkau masih ada di perut mama. Waktu yang singkat mampu menumbuhkan cinta yang teramat dalam, sayang..

Telah terbentuk angan, jika engkau lahir nanti, apa-apa saja yang akan mama siapkan. Tahu nggak, kakakmu sangat  antusias sekali saat mengetahui kehadiranmu di perut mama, sayang..Berkali-kali perut mama diusap-usap penuh kasih sambil mengajakmu bicara.. 

“Mama, besok kalau gendhuk lahir pasti lucu ya,  rambutnya dikuncir dua, hihi..” 

Mama tersenyum, turut berbahagia saat membayangkanmu, sayang..Memang, jenis kelaminmu belum terlihat laki-laki atau perempuan, namun kakakmu sangat yakin kalau engkau seorang perempuan dan dinamainya gendhuk. Lalu, kakakmu yang sangat hiperaktif ini, biasanya paling suka mengajak mama berguling-guling, namun sejak mama bilang ada dirimu di perut mama, mas Andro mau menghentikan kebiasaannya itu dengan mengelus perut mama dan mengajakmu bicara..aih…

Gendhuk sayang.. 

Sejak 2 minggu mama telat haid dan dengan test pack mama dinyatakan positif hamil, mama dan papa sangat senang sekali. Terbayang mas Andro yang sekarang berusia 5 tahun, sebentar lagi akan memiliki seorang adik. Segera mama membeli susu untuk ibu hamil. Semua makanan yang menjadi pantangan bagi ibu hamil seperti tape, nanas, daging kambing, merica, daun papaya, pepaya muda, buah impor jelas mama jauhi. Hampir setiap hari mama mengkonsumsi pisang yang mengandung asam folat, sangat baik untuk perkembangan otak janin selain vitamin yang diberi oleh dokter.

Di awal-awal sejak positif, mama sering mual dan pusing. Hal yang sama mama rasakan saat mengandung mas Andro dulu. Namun mama ingat, rasa ini belum begitu parah seperti saat mengandung mas Andro dulu. Dulu, hampir setiap pagi mama muntah saat 3 bulan pertama. Sedangkan saat mengandungmu, mama hanya muntah 2 kali. Obat dari dokter yang meredakan rasa mual pun hanya mama minum 2 kali. Tidak begitu parah bukan ?

Gendhuk sayang..

Saat usia kehamilan mama berusia 8 minggu, mama periksa ke dokter kandungan. Saat itu mama di usg, terlihat kantong kehamilan berukuran 23 mm. Dirimu belum tampak sayang..hal yang berbeda saat mas Andro dulu, di usia 8 minggu sudah tampak saat di usg. Mama masih tenang-tenang saja. Mungkin memang berbeda tiap kehamilan.

Lalu, seminggu setelah ke dokter, mama deg-degan luar biasa saat mendapati flek berupa lendir coklat saat mama buang air kecil di kamar mandi. Terbayang kembali saat mengandung mas Andro dulu, hal yang sama mama alami. Namun, usia kandungan dulu sudah lebih dari 3 bulan yang dimungkinkan janin sudah melekat erat di rahim. Hingga saat itu, mama diberi obat penguat kandungan Premaston, flek bisa berhenti dengan sendirinya setelah keluar kurang lebih sepuluh kali. 

Maka, mama bergegas ke dokter. Usia kandunganmu  saat itu 9 minggu, sayang..Ukuran kantong rahim bertambah menjadi 30 mm. Namun lagi-lagi janin belum tampak saat di usg. Dokter mengatakan ada perkembangan, namun belum begitu bagus. Mama mencoba untuk tidak terlalu mengkhawatirkannya. Semuanya pasti baik-baik saja. Lalu mama diberi resep oleh dokter obat penguat kandungan Premaston. Mama menebus obat itu di apotik, diberi Prestenol. Mama bertanya kepada petugas apotik, di resep Premaston kenapa diberi Prestenol. Katanya sama saja. Lalu mama googling  ternyata memang kandungan obat itu sama hanya beda merk saja. Premaston dari Firma, Prestenol dari perusahaan yang beda.

Segera mama mengkonsumsi obat itu 2 kali sehari sesuai petunjuk dokter. Sampai seminggu mama meminum obat itu, flek mama tidak berhenti malah semakin lama semakin banyak seperti menstruasi. Mama mulai curiga, there is something wrong. Memang, selama mama mengalami flek, mama tetap bekerja tidak melakukan bed rest full tanpa melakukan apa-apa. Hanya mama selalu berbaring dan tidur siang saja. Setelah itu tetap melakukan aktivitas seperti biasa, berjalan dan kadang-kadang naik motor. Mama pikir, ini flek biasa dan dokter juga tidak menyarankan untuk bed rest karena waktu mengandung kakakmu dulu, mama juga tetap bekerja seperti biasa, malah lebih berat dari sekarang. 

Lama-lama mama mulai khawatir saat darah mulai mengalir seperti menstruasi. Perut mulai kejang dan mulas seperti akan melahirkan. Dan mama semakin shock saat gumpalan darah kecil mulai keluar saat mama buang air kecil. Saat itu mama mulai berpikir untuk segera ke dokter. Namun, belum sempat mama ke dokter, tiba-tiba mama mengalami pendarahan cukup hebat, sayang..dirimu mulai keluar satu persatu berupa gumpalan darah dari kecil hingga cukup besar sebesar kepalan tangan. Mama semakin panik. Beberapa waktu mama berada di kamar mandi mengalami situasi seperti melahirkan. Lemas rasanya. Mama terhuyung dari kamar mandi dan segera di bawa papa ke rumah sakit.

Di ruang IGD rumah sakit, mama di tensi ternyata tekanan darah mama 80/60. Rendah sekali mungkin karena shock. Segera mama diinfus dan perlahan mulai normal tekanan darahnya. Lalu dengan ambulance mama dibawa ke rumah sakit yang lebih lengkap di Jogja. Saat di usg, dokter menyatakan bahwa janin sudah keluar dan tingal beberapa jaringan yang masih tertinggal di rahim sehingga mama harus menjalani kuret untuk membersihkan sisa-sisa gumpalan itu. Ah..mama menangis harus kehilanganmu, sayang..maafkan mama karena gagal menjagamu dengan baik. Hiks..

Gendhuk sayang,

Mama dibius total saat menjalani kuret oleh dokter kandungan di Jogja. Mama merasa melayang, tidak merasakan sakit apapun. Ketika mama tersadar, semuanya telah selesai dikerjakan. Seperti mimpi. Ya, semuanya seperti mimpi.

Mama mencoba bertanya kepada dokter apa yang menyebabkan keguguran ini, dokter mengatakan faktor usia. Ah, ya..mama sudah 34 tahun dan hampir 35 tahun. Dari pengetahuan yang mama baca,  usia kehamilan di atas 33 tahun memang cukup beresiko tinggi terhadap ancaman keguguran. Banyak factor penyebab keguguran diantaranya kelainan kromosom, letak plasenta, virus, bibit kurang baik, kecapekan, leher rahim lemah, alkohol dan merokok, narkoba, dan lain sebagainya. Namun tidak menutup kemungkinan,  ada pula yang hamil diatas 35 tahun namun melahirkan bayi yang sehat pula dan kehamilannya  baik-baik saja. Ah..pertambahan usia memang mempengaruhi keadaan fisik seseorang, termasuk kualitas sel telur dan sperma.

Hm..sekarang mama pasrah, tetap berusaha jika Tuhan memang mengijinkan untuk memberi lagi seorang adik untuk kakakmu, sayang..Tidak ada trauma, semua sudah menjadi kehendak-Nya. Mama ikhlas menjalaninya. Tuhan pasti punya rencana indah dari semua peristiwa ini. Amin.



Wednesday, October 10, 2012

Bukan Balita Lagi



Hari ini, status balita kau tanggalkan, nak..Welcome di dunia anak-anak yang penuh dengan keceriaan. Tepat 5 tahun usiamu kini. Tak terasa begitu cepat waktu berjalan.

Sepertinya baru kemarin, saat mama dan papamu berpelukan bahagia saat mendapati dua strip di test pack untuk tes kehamilan. Betapa kasih Tuhan begitu luar biasa menghadiahkan kehadiranmu dalam keluarga kita, nak..Masa-masa sulit kehamilan, dimana flek pernah mama alami di usia kandungan 3 bulan, seolah terlewat dengan tawa bahagia kelahiranmu ke dunia.

Anak lanang, boy..kau sandang kini. Bukan bayi, batita atau balita lagi. Di pundakmu telah banyak tanggung jawab yang harus kau pikul, seiring dengan keceriaan duniamu saat ini. Dunia sekolah, dimana kamu banyak belajar dan selalu ingin tahu. Dunia anak yang polos, ceria dan spontan juga harus kau nikmati dengan penuh kebahagiaan. Apapun itu, akan semaksimal kami lakukan untukmu, sayang..demi tumbuh kembangmu yang terbaik. Mungkin tidak dengan materi semata, namun kasih dan sayang kami lebih dari yang kau ketahui.

Ah, ya..di ultahmu yang kelima ini, bertepatan pula dengan tiga tahun usaha Wiyono Putro Autoshop. Tepat tiga tahun orangtuamu berjualan ban dan onderdil mobil. Beberapa hari menjelang ulang tahunmu, ada sebuah kejutan yang menggembirakan. Di depan toko ban orang tuamu, ada mobil angkutan ayam potong tiba-tiba lepas bannya. Berhenti di jalan tepat depan toko. Pemilik mobil turun dan memperbaiki. Ternyata dongkraknya kurang kuat, lalu mereka berupaya mendongkrak dengan batu besar sebagai ganjal. Mereka tidak meminta pertolongan kami atau siapapun. Lalu papa berinisiatif menyuruh karyawan untuk membantu dengan dongkrak toko. Lalu beres semuanya. Kami tak berharap imbalan apapun bahkan uang jasa pun tidak kami minta. Karena kami memang murni menolong orang kesusahan. Tak disangka, pemilik mobil mengambil satu ayam dan menyerahkan kepada kami sambil berucap terima kasih. Sungguh tak menyangka. Rejeki selalu datang tanpa diduga. Jadi, ayam itu disembelih sebagai lauk menemani nasi kuning yang dimasak ibu khusus di hari ultahmu kan, nak..surprise yang menggembirakan.

Masih lekat dalam ingatan, perkembanganmu dari masa ke masa sayang. Senyum pertamamu, saat usiamu 3 minggu. Betapa bahagianya mama melihat senyummu yang amat manis. Kamu mulai bisa diajak bercanda, dan tawamu selalu menggemaskan. Polah tingkahmu begitu reaktif. Lalu kau mulai tengkurap saat tiga bulan. Usia lima bulan, kau mengebut di kendaraan pertamamu, baby walker. Senyummu tak henti-henti sambil menjerit kesenangan. Ah..betapa lucunya. Tau nggak, baby walker itu jadi alasan mama untuk bisa berlama-lama menyuapimu karena saat digendong, tingkahmu tak pernah bisa berhenti saat disuapi. Pernah makanannya tumplek blek kena tanganmu yang tidak bisa diam saat digendong. Jadi, selain untuk melatih kaki-kakimu dan merangsangmu supaya bisa lekas duduk, baby walker membuatmu agak kalem makan karena perhatianmu full dengan mainan. Tentunya sambil kaki mama menahan baby walker itu supaya kamu tidak ngebut sana sini saat makan.

Olala..mama terkejut saat usiamu menjelang 6 bulan, kamu sudah bisa duduk sendiri tanpa menumpu. Betapa menyenangkannya. Mama selalu membaca buku-buku tentang perkembangan bayi dari masa ke masa dan mama selalu menghubungkannya dengan perkembanganmu, sayang..apakah semuanya baik-baik saja, apakah normal, apakah ada yang janggal, mama selalu memantau supaya tidak kecolongan. Imunisasi pun selalu diberikan sesuai perkembangan umur tepat waktu.

Saat usia 7 bulan, kamu begitu lincah merangkak. Bahkan mama pernah kehilanganmu, mencari-cari ternyata kamu sudah berada dekat kompor gas di dapur. Waduh..cepat sekali merangkaknya. Pembawaanmu riang, tak pernah bisa diam. Selalu tertawa dan membahagiakan. Kamu juga jarang sakit. Paling pilek atau batuk dan panas. Tapi bersyukur, sejauh ini kamu selalu sehat dan kalaupun sakit selalu cepat sembuhnya. Ah..semoga itu berlanjut hingga kamu dewasa, ya nak..

Usia sebelas bulan, kamu sudah bisa berjalan. Tiga langkah pertamamu, kamu berteriak kegirangan sambil tertawa. Kamu terjatuh, namun bangkit lagi. Selalu dan selalu begitu hingga akhirnya kamu lancar berjalan. Kamu tipe pantang menyerah, nak..mama suka.

Usia 1,5 tahun kamu sudah lancar berjalan dan berlari. Mulai senang bicara dan menyanyi. Semua lagu anak mulai kau hafal. Ada beberapa yang belum jelas pengucapannya..lucu selalu..

Saat usiamu dua tahun, tepat di hari ulang tahunmu, kamu ditanggap semua keluarga besar dari kakung dan uti sayang. Hampir dua puluh lagu anak-anak kau nyanyikan secara medley. Aih..menyenangkan. Semua tertawa, gembira dan bahagia. Kamu memang pandai membawakan suasana, nak..

Tiga tahun, kamu mulai belajar naik sepeda. Masih yang roda empat. Pelan namun pasti. Kamu menyukainya. Mulai masuk sekolah PAUD. Mulai memahami apa arti belajar.

Usia empat tahun lebih 2 bulan, kamu mulai bisa naik sepeda roda dua. ah..nggak nyangka, secepat itu kamu bisa melakukannya. Padahal awal-awal dua roda pembantunya dilepas, kamu tampak masih kagok dan belum seimbang. Seringkali terjatuh dan agak takut. Namun kami menguatkannya, dan ternyata di hari ketiga belajar, kamu sudah berhasil menaikinya dengan lancar. Jatuh beberapa kali, kau terbangun lagi pantang mundur. Hebat. Mama bangga dengan jiwa pantang menyerahmu.

Lalu, di hari ini..tepat lima tahun usiamu. Setelah masuk TK kecil, kamu bertumbuh dengan segala cinta. Ya, kami sangat menyayangi dan mencintaimu, nak..apapun yang menjadi segala cita dan cintamu akan kami dukung sepenuh hati, semaksimal kemampuan orang tuamu. Kami selalu berharap, Tuhan memberikan berkat dan rahmat yang senantiasa menjadikanmu anak yang baik, taat pada Tuhan dan orang tua, bertanggung jawab, rajin, mengerti segala tugas dan kewajiban. Menjadi anak yang mempunyai sikap dan prinsip yang bisa dipertanggung jawabkan. Menjadi anak yang tahu etika, estetika dan logika. Semuanya..demi masa depan yang lebih baik dari sekarang.

Akhirnya, dengan penuh cinta kami ucapkan selamat ulang tahun, Andro sayang..semoga panjang umur and yang terbaik untukmu selalu..

Saturday, October 6, 2012

Geliat Ibu-Ibu Di TK Theresia Gunung Kidul


Sejak Andro, anak saya masuk TK kecil, kegiatan baru dimulai. Mulai dari bangun pagi, ke tukang sayur, memasak sarapan, memandikan anak sampai berbagi tugas dengan suami untuk menyiapkan seragam dan menyuapi si kecil saat saya mandi. Semuanya serba cepat dan harus tepat waktu. Maklum, jarak rumah dan sekolah cukup jauh, jadi saya harus memprediksi berapa menit harus berangkat sehingga sampai sekolah tidak terlambat.

Sampai sekolah, di ruang tunggu biasanya sudah berkumpul para ibu muda yang mengantar jemput anaknya. Ada yang mengantar langsung pulang seperti saya, ada yang mengantar hingga menunggu di ruang tunggu sampai tiba waktunya anak pulang. Biasanya kami saling bertegur sapa dengan memakai predikat nama anaknya, seperti saya dipanggil mama Andro, kemudian saya memanggil dengan nama anaknya masing-masing seperti mama Tita, mama Jalu, mama Metta, mama Brian, dan lain-lain. Jarang yang menyebut nama asli dari para ibu ini, bahkan seringkali nama aslinya tidak tahu, lebih ngetop nama anaknya. Hehehe..

Dari kumpulan para ibu ini, saya jadi sering dapat banyak info terutama dari ibu-ibu yang menunggui anaknya. Seperti misalnya anak saya pulang lebih cepat dari jadwal saat ada kegiatan extrakurikuler, tak jarang mereka mengirim sms atau telepon bahwa anak saya sudah waktunya dijemput. Kemudian, tiap hari jumat ada kegiatan arisan dari ibu-ibu ini plus iuran sosek untuk dana yang dikeluarkan jika sewaktu-waktu ada ibu-ibu yang sakit atau kena musibah sehingga perlu ditengok. Kegiatan baru ini terasa begitu menyenangkan. Mendapat teman baru dan hal-hal baru yang mengasyikkan seperti kemarin ada acara lutisan di ruang tunggu. Yang mencengangkan adalah inisiatif dari beberapa ibu yang rela membawa cobek dan membuat sambal di sana. Ada yang sukarela membawa mangga, belimbing, bengkuang, timun yang beberapa adalah hasil dari kebun sendiri. Ada juga yang membawa rempeyek dan makanan lainnya. Seru..saya ikut menikmati hehe..

Ternyata oh ternyata, para ibu-ibu ini sebagian besar fesbukers lho..kami saling add akun masing-masing dan lucu-lucuan saat komentar di status masing-maing. Termasuk aksi lutisan ini akan di upload di facebook. Hihi..lucu ya..

Lalu, karena tiap hari kamis dari sekolah ada acara makan-makan untuk anak-anak sekolah yang dananya disubsidi dari sekolah, namun yang menyiapkan orang tua murid, maka semakin terjalin keakraban diantara para ibu-ibu ini. Apalagi yang satu kelompok menyiapkan makanan. Ada yang memasak bareng-bareng. Ada yang pesan sesuai dengan menu yang telah ditentukan pihak sekolah. Kelompok saya kebagian jatah menyiapkan menu bakso dan buah di bulan September ini. Satu kelompok lima orang. Sebulan sebelumnya, kami sudah rapat bakso haha..istilah yang kami gunakan untuk merembug hal ini. Komitmennya, kami akan pesan di warung bakso yang cukup ternama, kemudian dananya menyesuaikan, jika kurang ya kami tomboki bareng-bareng, trus jika makanannya sisa ya kami bagi bareng-bareng. Hehe..sedap..

Banyak suka dan duka yang telah kami lalui. Tapi lebih sering banyak sukanya. Saling bertukar info, mengunjungi orang sakit dan saling curhat perihal anak sampai suami masing-masing. Seru..gerrr...kalau ada cerita yang lucu. Misalnya cerita tentang sifat suami masing-masing. Ada yang bangga cerita kalau suaminya tipe romantis, yang sehari bisa sms istrinya berkali-kali padahal nanti ketemu juga di rumah, ada yang suaminya tipe cool, dari jaman pacaran sampai sekarang jadi suami nggak pernah bilang I love you. Hahahaha..ada-ada saja. Untung suami saya sedang-sedang saja. Walaupun pendiam, tapi pernah bilang I love you hihi..

Yah..ini dunia baru bagi saya. Dunia yang penuh warna. Dunia yang apa adanya dan tetap harus ceria walau sekarang posisi saya adalah orang tua. Yang punya tugas mendidik anak sekuat tenaga, memberikan yang terbaik untuknya. Istilahnya, walaupun sudah jadi orangtua, urusan gaul tetep..cuma ya beda seperti saat masih gadis dulu. Sekarang prioritas utama adalah keluarga, bergaul hanya sampingan itupun dilakukan denga waktu seefisien mungkin. Kalau saat masih gadis, bergaul punya peran lebih besar untuk mencari teman dan syukur-syukur dapat jodoh pendamping hidup membina keluarga hehe..